Embun Pagi March 13, 2017

4:30 PM | March 13, 2017 BERITA No Comments

Mirae Asset Sekuritas Indonesia Embun Pagi (March 13, 2017)

Research Team (research)

Market comment by Taye Shim (taye.shim)

IHSG sebagian besar tidak berubah pekan lalu karena terjunnya harga minyak (WTI -6.8% WoW) dan harapan kenaikan suku bunga Fed (Konsensus factors in 98% kemungkinan kenaikan suku bunga). Minggu ini, kita memiliki Fed, BoJ dan BoE keputusan rate yang seharusnya menjaga investor sidelined. Kami masih percaya pasar pricing in kenaikan suku bunga di luar kenaikan suku bunga Fed tahun ini (yaitu, Ketidakpastian yang terkait dengan skema pendanaan USD9.8triliun Trump). Hal itu dikatakan, setiap mundurnya harga harus dipertimbangkan kesempatan membeli. Argumen kami didasarkan pada kenyataan bahwa 1) corporate earnings berada dalam mode ekspansi pertengahan siklus, 2) valuasi yang menarik (2.25x P/B di bawah 10yr rata-rata historis 2.7x) dan 3) latar belakang makro yang menguntungkan. Selama seminggu ini, kami merekomendasikan investor untuk melihat bank sebagaimana yang kita harapkan bank menjadi key beneficiary dalam siklus kenaikan suku bunga – top pick kami dalam sektor ini adalah BBCA.

Market Indicator

JCI: 5,390.68 (-0.21%)

EIDO: 24.65 (+0.53%)

DJIA: 20,902.98 (+0.21%)

FTSE100: 7,343.08 (+0.38%)

USD/IDR: 13,376 (-0.10%)

10yr GB yield: 7.52% (+2bps)

Oil Price: 48.49 (-1.60%)

Foreign net purchase: IDR9.9bn

Foreign net purchase on single stocks (HOTS screen #0141)

TOP BUY: BBRI, UNTR, BBTN, BBNI, BBCA

TOP SELL: BJBR, ASII, EXCL, ICBP, KLBF

Most actively traded stocks (HOTS screen #0102)

MYRX, SRIL, TLKM, BBRI, BJBR

Technical Insight by Tasrul (tasrul)

*Diperkirakan IHSG hari ini masih cenderung konsolidasi dengan kenaikkan terbatas. Perkiraan trading range hari ini 5,378-5,419. Indikator MFI Optimized dan indikator RSI akan menguji support trendline dengan volume masih di bawah rata-rata.

*EXCL: trading buy, trading range hari ini 2,930-3,050. Indikator MFI Optimized dan indikator W%R Optimized masih cenderung naik dengan volume tembus rata-rata. Dengan demikian potensi kenaikkan masih terlihat.

*BNGA: trading buy, trading range hari ini 990-1,050. Indikator MFI Optimized dan indikator W%R Optimized masih cenderung naik dengan volume tembus rata-rata. Dengan demikian potensi kenaikkan masih terlihat.

*BBTN: trading buy, trading range hari ini 2,100-2,190. Indikator MFI Optimized dan indikator W%R Optimized masih cenderung naik dengan volume tembus rata-rata. Dengan demikian potensi kenaikkan juga masih terlihat.

Mirae Asset Sekuritas Indonesia Equity Movers

Investment Information Team (utfi.humaya)

*AS ciptakan 235.000 pekerjaan baru pada Februari

*Tingkat pengangguran AS turun ke 4,7% dari 4,8%

*Upah per jam naik 2,8% pada 12 bulan terakhir, naik dari 2,6%

*Defisit perdagangan Inggris sebesar £2 miliar pada Januari, tidak berubah dibandingkan Desember 2016

*Aktivitas manufaktur Inggris turun 0,9% pada Januari vs. estimasi turun sebesar 0,6%

*Produksi industri Inggris turun 0,4% pada Januari vs. estimasi turun 0,3% *Produksi konstruksi Inggris turun 0,4% pada Januari vs. Desember

*WTON +1,2%. Pabrik Wika Beton di Subang ditargetkan 1,5 juta ton.

*BBNI -1,5%. BNI siap kucurkan Rp6 triliun untuk LRT.

*ADHI -1,7%. Adhi Karya revisi naik belanja modal 2017 dari Rp 2 triliun menjadi Rp 3,5 triliun.

*BNGA +3.6%. Bank CIMB akan buyback saham dengan dana Rp 500 miliar.

*BVIC +0,8%. Bank Victoria raih laba bersih Rp100,36 miliar di 2016.

*KINO -0,3%. Kino targetkan pertumbuhan pendapatan 5% di 2017.

*TPIA +0,5%. Chandra Asri tuntaskan refinancing utang Rp 500 miliar.

Daily write up

Construction : The glass is half full by Franky Rivan (franky)

– Meskipun kondisi sektor konstruksi sekarang kurang baik, kami ingin mengemukakan pandangan optimis kami ke sektor ini.

– Meskipun belanja pemerintah dan eksekusi anggaran mengalami perlambatan, kami lihat pihak swasta dapat membantu membiaya proyek infrastruktur, melalui skema PINA dan PPP.

– Melihat keberhasilan pembangunan infrastruktur oleh pihak swasta serta potensi dari skema PPP ini, kami optimis proyek infrastruktur ke depannya tidak akan mengalami keterlambatan yang cukup bermakna akibat pengeluaran pemerintah yang melambat.

– Kami mengumpulkan ekuitas kontraktor dan membandingkannya dengan order book mereka untuk mengukur kemampuan mereka dalam memenangkan kontrak baru. Kami tetap memiliki outlook Overweight ke sektor konstruksi, karena equity-to-order book nya sebesar 15.7% di 2016 dan 15.4% di 2017F (vs. rata-rata 5 tahun di 11%), bukti meningkatnya kapabilitas mereka untuk mendapatkan kontrak baru.

– Kami tetap rekomendasi Hold pada ADHI, reiterate Buy pada WSKT, WIKA, PTPP, dan TOTL.

Please click here to view full report

0

Earnings update

Adaro Energy (ADRO): Still charming by Andy Wibowo Gunawan (andy.wibowo)

– Berdasarkan arahan manajemen, kami merevisi turun target produksi batubara ADRO menjadi 54,0 juta ton di tahu 2017F dan 2018F. Akan tetapi, kami juga menurunkan rasio pengupasan tanah kami menjadi 4,7x dan 4,8 kali di 2017F dan 2018F (-14,4% dan -19,2% dari target seblumnya).

– Mengingat diturunkannya rasio pengupasan tanah dan juga kelanjutan program refinancing kami percaya laba bersih ADRO mencapai USD391,9 juta dan USD499,8 juta di 2017F dan 2018F.

– Untuk bertumbuh secara berkesinambungan dalam jangka panjang, ADRO bersiap untuk mengikuti beberapa lelang pebankit listrik tenaga uap (PLTU). Saat ini, perusahaan sudah siap untuk mengikuti lelang PLTU Jawa-Bali 3 dan 4 yang masing-masing memiliki kapasitas 500 MW.

– Kami menaikan target harga saham ADRO menjadi IDR2.425/saham dari IDR2.275/saham dan mengulangi rekomendasi Beli kami karena kami menaikan perkiraan kinerja keuangan ADRO.

Please click here to view full report

1

<Market Headlines>

Panen raya tiba, inflasi Maret berpotensi lebih rendah (Kontan)

Laju inflasi bulan Maret 2017 diperkirakan lebih lambat dibandingkan bulan sebelumnya. Perlambatan laju kenaikan harga barang dan jasa secara umum atau inflasi di bulan ini karena masuknya musim panen raya padi di sejumlah daerah di Indonesia.

Berharap harga minyak tidak terus melemah (Kontan)

Bank Indonesia khawatir tren penurunan harga minyak pekan lalu berpengaruh ke ekonomi.

Adhi Karya akan menyuntikkan anak perusahaannya sebesar IDR1 triliun (Investor Daily)

PT Adhi Karya Tbk (ADHI) berencana untuk menyuntikkan uang sebesar IDR1 triliun untuk anak usahanya. Sumber sebesar IDR1 triliun berasal dai rencana belanja modal ADHI sebesar IDR3.5 triliun di 2017F.

Adira mencari pinjaman sebesar USD200mn (Investor Daily)

PT Adira Dinamika Multi Finance Tbk (ADMF) berusaha pinjaman luar negeri sebesar USD200 juta untuk tahun ini.

Pemerintah akhirnya memutuskan skema pembiayaan pembangunan LRT(Media Indonesia)

Skema pembiayaan proyek kereta ringan yang menelan investasi IDR23tr ini dikerjakan dengan kombinasi antara perbankan dan APBN, komposisinya 67% dari perbankan dan 33% dari APBN.

BRAU siap ambil alih kelola pulau derawan (Media Indonesia)

Sekitar 285.5ha perairan pulau Derawan, Kabupaten Berau, Kalimantan Timur, dijadikan sebagai kawasan konservasi atau taman pesisir.

(Bisnis Indonesia)

Proyek penjernihan air: Adhi Karya (ADHI) gandeng investor Korea Selatan

BUMN farmasi: holding rampung semester II/2017

Kredit bermasalah: Bank Mandiri (BMRI) bidik aset debitur

Industri semen: konsumsi Februari masih landai

Pembiayaan proyek: menggenjot infrastruktur

Best Regards,

Research

Mirae Asset Sekuritas Indonesia

PT Mirae Asset Sekuritas Indonesia

Equity Tower Floor 50th SCBD Lot.9

Jl. Jend. Sudirman Kav.52-53, Jakarta

12190, Indonesia

Phone: +6221 515 1140

cid:image002.jpg@01D0E3E6.6C5F1BE0research

Disclaimer:

This report is prepared strictly for private circulation only to clients of PT Mirae Asset Sekuritas Indonesia. It is purposed only to person having professional experience in matters relating to investments. The information contained in this report has been taken from sources which we deem reliable. No warranty (express or implied) is made to the accuracy or completeness of the information. All opinions and estimates included in this report constitute our judgments as of this date, without regards to its fairness, and are subject to change without notice. However, none of PT Mirae Asset Sekuritas Indonesia (MASI) and/or its affiliated companies and/or their respective employees and/or agents makes any representation or warranty (express or implied) or accepts any responsibility or liability as to, or in relation to, the accuracy or completeness of the information and opinions contained in this report or as to any information contained in this report or any other such information or opinions remaining unchanged after the issue thereof. We expressly disclaim any responsibility or liability (express or implied) of MASI, its affiliated companies and their respective employees and agents whatsoever and howsoever arising (including, without limitation for any claims, proceedings, action, suits, losses, expenses, damages or costs) which may be brought against or suffered by any person as a results of acting in reliance upon the whole or any part of the contents of this report and neither MASI, its affiliated companies or their respective employees or agents accepts liability for any errors, omissions or misstatements, negligent or otherwise, in the report and any liability in respect of the report or any inaccuracy therein or omission there from which might otherwise arise is hereby expresses disclaimed.

This document is not an offer to sell or a solicitation to buy any securities. This firms and its affiliates and their officers and employees may have a position, make markets, act as principal or engage in transaction in securities or related investments of any company mentioned herein, may perform services for or solicit business from any company mentioned herein, and may have acted upon or used any of the recommendations herein before they have been provided to you. © PT Mirae Asset Sekuritas Indonesia (MASI) 2016.

__,_._,___

[attach 4]