Rencana Lelang Surat Utang Negara Pada Hari Ini

6:14 AM | February 2, 2016 Obligasi No Comments

Pemerintah akan melakukan lelang Surat Utang Negara (SUN) dalam mata uang Rupiah untuk memenuhi sebagian dari target pembiayaan dalam APBN 2016. Adapun pokok-pokok terms & conditions  SUN yang akan dilelang adalah sebagai berikut:

1. Tanggal Lelang                  : Selasa 2 Februari 2016, dibuka pukul 10.00 WIB dan ditutup pukul 12.00 WIB

2. Tanggal Setelmen              : 4 Februari 2016

3. Target Indikatif                   : Rp12.000.000.000.000,00 (dua belas triliun rupiah)

4. Jumlah Target Maksimal   : Rp18.000.000.000.000,00 (delapan belas triliun rupiah)

5. Jenis/Seri                           :

Terms & Conditions SPN ON
Seri SPN03160503

(New Issuance)

SPN12170203

(New Issuance)

FR0053

(Reopening)

FR0056

(Reopening)

FR0073

(Reopening)

Jatuh Tempo 3 Mei 2016 3 Februari 2017 15 Juli 2021 15 September 2026 15 Mei 2031
Tingkat Kupon Diskonto Diskonto 8,25000% 8,37500% 8,75000%
Alokasi Pembelian Non-Kompetitif Maksimal 50% (dari yang dimenangkan) Maksimal 30% (dari yang dimenangkan)

 

Penjualan SUN tersebut akan dilaksanakan dengan menggunakan sistem pelelangan yang diselenggarakan oleh Bank Indonesia. Lelang bersifat terbuka (open auction), menggunakan metode harga beragam (multiple price). Pemenang lelang yang mengajukan penawaran pembelian kompetitif (competitive bids) akan membayar sesuai dengan yield yang diajukan. Pemenang lelang yang mengajukan penawaran pembelian non-kompetitif (non-competitive bids) akan membayar sesuai dengan yield rata-rata tertimbang (weighted average yield) dari penawaran pembelian kompetitif yang dinyatakan menang. Pemerintah memiliki hak untuk menjual kelima seri SUN tersebut lebih besar atau lebih kecil dari jumlah indikatif yang ditentukan. SUN yang akan dilelang mempunyai nominal per unit sebesar Rp1.000.000,00 (satu juta rupiah).

Pada prinsipnya, semua pihak, baik investor individu maupun institusi, dapat menyampaikan penawaran pembelian (bids) dalam lelang. Namun dalam pelaksanaannya, penyampaian penawaran pembelian harus melalui Peserta Lelang sebagaimana diatur sesuai dengan  Peraturan Menteri Keuangan Nomor 43/PMK.08/2013 tentang Lelang Surat Utang Negara dalam mata Uang Rupiah dan valuta asing di pasar perdana domestik, sebagaimana telah diubah dengan Peraturan Menteri Keuangan  Nomor 203/PMK.08/2015.