Awal baik di bulan baik

5:35 AM | February 2, 2016 BERITA No Comments

HD CAPITAL – Pembukaan awal bulan Februari yang lebih tinggi diatas penutupan bulan Januari (sesuatu yang belum pernah terjadi sejak Maret 2015) merupakan signal awal bahwa tren jangka pendek dan medium term IHSG mulai mengalami perbaikan secara signifikan, rekomen akumulasi di saham pilihan big cap index drivers dan lapis dua untuk kontinuasi kenaikan selanjutnya.

Support: 4.530-4.470-4.350, Resistance:4.650-4.720-4.870

 

Stock picks: (BUY: TLKM, LPKR, BJBR, ADHI)

1. Telkom (TLKM) (BUY) (Trading target: Rp.3.450)

Secara teknikal pattern perbaikan short dan medium term trend di emitten big cap telco BUMN  ini membuatnya menarik untuk di akumulasi melihat kinerja expektasi earnings kedepan di 2016 dengan skenario kenaikan berikutnya menuju resistance psikologis di Rp.3.450

Entry (1) Rp.3.275, Entry (2) Rp.3.175, Cut loss point: Rp.3.075

 

 

2. Lippo Karawaci (LPKR)  (Rp.1.120)

Kami optimis property residential dan komersial ini akan mulai melakukan proses perbaikan short dan medium term trend ke arah lebih positif dari konsolidasi minor nantinya untuk mengetes resistance psikologis di Rp.1.120, rekomen trading buy.

Entry (1) Rp.1.030, Entry (2) Rp.1.010, Cut loss point: Rp.990

 
3.  Bank Jabar (BJBR) (Trading target Rp.920)

Secara teknikal  perbaikan short dan medium term trend emitten small cap perbankan BUMN ini dapat  digunakan sebagai akumulasi untuk kontinuasi kenaikan short dan medium term berikutnya ke Rp.920

Entry (1) Rp.875, Entry (2) Rp.865, Cut loss point: Rp.855

 

 

4. Adhikarya (ADHI) (BUY) (Trading Target Rp.2.675)

Pattern perbaikan momentum dalam short dan medium term trend emitten konstruksi BUMN ini dapat digunakan sebagai trading opportunity mengikuti kontinuasi kenaikan berikutnya diatas resistance psikologis Rp.2.675

Entry (1) Rp.2.525, Entry (2) Rp.2.425, cut loss point: Rp.2.325

 

(Disclaimer on) Investasi di pasar modal adalah hal yang beresiko dan dapat mengakibatkan kerugian material. Tulisan ini hanya  bertujuan hanya sekedar memberikan informasi dan tidak boleh ditafsirkan sebagai ajakan atau penawaran untuk membeli dan/atau menjual efek atau instrumen keuangan lainnya. Setiap keputusan investasi yang di ambil merupakan tanggung jawab sepenuhnya investor