Stimulus Ekonomi Jepang Topang Penguatan IHSG

8:00 AM | February 1, 2016 BERITA No Comments

Mayoritas indeks global ditutup dalam teritori positif dalam perdagangan pekan kemarin. Dow ditutup menguat signifikan ke level 16.466 (+2,47%) sedangkan indeks Zona Eropa ditutup rata – rata naik di atas 2%. Sementara itu harga emas dunia ditutup stagnan pada level US$ 1.118 per troyounce (+0,22%) dan harga minyak dunia naik ke level US$ 33,74 per barrel (+1,57%).

Penguatan indeks global ditopang oleh : 1) Kebijakan Bank Sentral Jepang yang di luar ekspektasi menurunkan tingkat suku bunga menjadi -0,1% untuk mendorong perekonomian Jepang; 2) Rilis kinerja sebagian besar emiten di US pada 4Q15 yang lebih baik dari ekspektasi dimana harga saham Microsoft (MSFT.O) meningkat signifikan sebesar 5,83%; 3) Rilis data pertumbuhan ekonomi kwartal-an US (GDP qoq) yang turun signifikan dari 2% menjadi hanya 0,7% pada 4Q15.

Data tersebut dinilai menjadi faktor pendorong bagi The FED untuk memperlambat normalisasi peningkatan kebijakan suku bunga-nya. Dari pasar domestik, IHSG ditutup menguat tipis ke level 4.615 (+0,26%) pada perdagangan pekan kemarin. Penguatan IHSG ditopang oleh pembelian bersih asing yang mencapai IDR 1,42 triliun.

Hal tersebut juga mendorong penguatan nilai tukar Rp ke level Rp 13.680 per USD. Hari ini investor juga menanti rilis data ekonomi domestik seperti tingkat inflasi dan indeks manufaktur Indonesia. Inflasi bulan (MoM) diperkirakan turun dari 0,96% menjadi 0,64% sedangkan inflasi tahunan (YoY) meningkat dari 3,35% menjadi 4,2%.

Kami memproyeksikan IHSG berpotensi menguat dalam rentang perdagangan antara level 4.580 – 4.672. Relatif kondusifnya kondisi pasar global serta stabilnya kondisi domestik menjadi faktor pendorong penguatan IHSG pada hari ini. Saham pilihan kami adalah ASII, BBRI, TLKM, SMGR, UNVR dan WSKT.

020116.pdf