Ciputra Development, Best to Hold on During Turbulent Times

10:12 AM | January 26, 2016 Fundamental Tags: No Comments

Liliana S Bambang/Riset Mandiri Sekuritas

Kami menilai CTRA memiliki model bisnis terbaik di tengah pasar properti yang masih lemah. Model bisnis biasa akan membuat daya tawar pemilik lahan akan tertekan signifikan. Di sisi lain, model bisnis CTRA adalah adanya proposal yang lebih baik untuk pembentukan anak usaha patungan/operasional (JV/JO) dan emiten dapat memilih. Dengan model bisnis itu, neraca CTRA akan tetap solid.

Program pengampunan pajak (tax amnesty) dapat menjadi pendukung dan mendorong pasar properti di luar Jabodetabek, di mana CTRA memiliki ekspos yang lebih besar pada kota kelas dua yang menawarkan potensi kenaikan. Sebanyak 70% marketing sales Ciputra Group berasal dari non-Jabodetabek.

Saat ini, proyek di Jakarta berlokasi di Rawa Buaya, Fatmawati, dan Kemayoran, sedangkan proyek di luar Jabodetabek ada di Samarinda dan Batam serta ada potensi di Jayapura.

Kami meningkatkan rekomendasi CTRA menjadi BUY dengan TP baru yaitu Rp1.600 (dari sebelumnya Rp1.350). TP tersebut memiliki diskon 40% terhadap nilai aset bersih (NAV). Kami juga menilai ada potensi perubahan peringkat pada CTRA, terutama setelah program pengampunan pajak. CTRA adalah salah satu top pick kami di sektor properti.

Kami menilai emiten berkapitalisasi pasar besar dapat tetap berlanjut outperform di tengah volatilitas pasar. Risiko kunci terhadap prediksi kami adalah harga komoditas yang lemah dan menciptakan tekanan pada permintaan properti di luar Jawa.