TMAS targetkan pendapatan tumbuh 37.5%, Realisasi investasi 2015 capai Rp545.4 triliun

6:53 PM | January 21, 2016 BERITA No Comments

* PT Pelayaran Tempuran Emas Tbk (TMAS, Rp1.880) atau Temas Line menargetkan pendapatan tahun ini senilai Rp2,2 triliun. Target itu tumbuh 37,5% dibandingkan dengan realisasi tahun lalu sebesar Rp1,6 triliun. (Okezone.com)

* PT HK Realtindo pada tahun ini direncanakan bakal menyasar empat lokasi di wilayah Jabodetabek, guna mengembangkan portofolio di segmen rumah tapak atau landed house. Adapun nilai investasinya mencapai Rp400 miliar. HK Realtindo merupakan calon emiten pasar saham yang berpotensi menawarkan sahamnya tahun ini senilai maksimal Rp1,5 triliun. (Okezone.com)

* Di balik polemik soal harga saham Freeport Indonesia yang ditawarkan kemahalan, yang pasti bagi PT Bursa Efek Indonesia divestasi saham Freeport diharapkan bisa dieksekusi lewat pasar modal. Polemik itu juga diwarnai tudingan Badan Pemeriksaan Keuangan (BPK) bahwa penawaran saham yang diajukan PT Freeport Indonesia sebesar Rp23 triliun kepada pemerintah Indonesia tidak wajar (Okezone.com)

* PT Kliring Penjaminan Efek Indonesia (KPEI) siap menjalankan mekanisme transaksi produk derivatif di pasar modal domestik. Produk derivatif yang siap untuk diperdagangkan kembali di pasar modal Indonesia yakni Kontrak Berjangka Indeks Efek (KBIE) dan Kontrak Opsi saham (KOS). (Okezone.com)

* Tahun ini PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI, Rp10.852, BUY, TP Rp11.500) menawarkan obligasi berkelanjutan tahap II sebesar Rp4,65 triliun. Obligasi tersebut merupakan bagian dari obligasi berkelanjutan dengan target dana Rp12 triliun. Informasi tersebut disampaikan perseroan dalam siaran persnya di Jakarta, kemarin. (Okezone.com)

* Pasca lesunya pertumbuhan kredit 2015 lalu, PT Bank Mega Tbk (MEGA, Rp2.930) mengambil ancang-ancang untuk menggenjot pertumbuhan kredit tahun ini. Bank dengan kode saham MEGA itu menargetkan pertumbuhan kredit pada tahun monyet api ini bisa mencapai angka 11%. (Bisnis.com)

* Realisasi investasi sepanjang 2015 tercatat senilai Rp545,4 triliun. Angka tersebut menunjukkan kenaikan 17,8% dibandingkan dengan capaian 2014, sekaligus melampaui target Rp519,5 triliun. (Bisnis.com)