Saham Bank Artos mayritas dibeli ritel, Kemendag akan izinkan impor sapi

5:54 PM | January 12, 2016 BERITA No Comments

* Sebagian besar saham PT Bank Artos Tbk (ARTO, Rp175) diserap oleh investor ritel, yaitu sebesar 74,76%. Saham emiten resmi melantai di Bursa Efek Indonesia (BEI) hari ini (12/1) saham ARTO dibuka dengan harga Rp145 per saham. Bank Artos melepas sebanyak-banyaknya 241.250.000 lembar saham baru atau sekitar 20% dari modal ditempatkan dan disetor penuh dengan harga Rp132 per saham. Dengan begitu, perseroan akan mengantongi dana sebesar Rp31,84 miliar. Sebesar 14% dana IPO tersebut akan digunakan untuk pengembangan teknologi. (Kontan.co.id)

* Sampai dengan pertengahan bulan Januari 2016, PT Bursa Efek Indonesia (BEI) mencatat total emisi obligasi dan sukuk sebanyak 2 emisi dari 1 emiten senilai Rp600 miliar. Disebutkan dengan pencatatan ini maka total total emisi obligasi dan sukuk yang tercatat di BEI berjumlah 282 emisi dengan nilai nominal outstanding sebesar Rp249,89 triliun dan USD100 juta, yang diterbitkan oleh 103 emiten. Surat Berharga Negara (SBN) tercatat di BEI berjumlah 92 seri dengan nilai nominal Rp1.430,66 triliun dan USD1,04 miliar serta enam EBA tercatat senilai Rp2,42 triliun. (Okezone.com)

* Kementerian Perdagangan (Kemendag) telah menerbitkan izin impor sapi bakalan sebanyak 198.000 ekor. Izin itu berlaku hingga April 2016 atau untuk kuartal I. Sapi bakalan yang akan diimpor seluruhnya hanya berasal dari satu negara yaitu Australia. Hingga awal tahun ini, belum ada sumber pasokan sapi alternatif di luar Australia. (Detik.com)

* PT Bank Negara Indonesia Tbk (BBNI, Rp4.035, BUY, TP Rp5.900) menyatakan telah merampungkan proses revaluasi aset. Hasilnya, BNI menyatakan asetnya naik sebesar Rp12,2 triliun. Total revaluasi aset yang dilakukan cukup mempengaruhi tingkat kecukupan modal (CAR) yang meningkat 2%-2,5%. Dengan begitu, posisi CAR emiten berkode BBNI ini berada di level 19%-21% dari CAR sebelumnya di posisi 17%. (Detik.com)