Semen yang melambat di Desember

10:24 AM | January 12, 2016 Sektoral No Comments

Liliana S Bambang, Rizky Hidayat/Riset Mandiri Sekuritas

Dibandingkan dengan bulan sebelumnya, penjualan semen Desember agak melemah, hanya naik 1,5% YoY menjadi 5,5 juta MT. Penjualan semen grosir (bulk) naik 17,6% YoY dan penjualan semen kantong (bagged cement sales) turun 3,2% YoY. Jika kami mengecualikan pelaku industri baru, penjualan semen turun 3,1% YoY menjadi 5,2% YoY.

Di daerah Kalimantan dan Jawa, penjualan semen turun 21% YoY dan 2% YoY. Daerah lain masih membukukan pertumbuhan pada Desember. Persediaan semen Desember naik dari 1,4 juta MT menjadi 1,6 juta MT, yang menunjukkan tanda-tanda momentum perlambatan.

Kami masih memilih tetap Underweight untuk sektor semen, meskipun ekonom kami memiliki prospek ekonomi yang lebih cerah tahun ini. Kekhawatiran kami adalah fokus pada peningkatan kapasitas pelaku industri baru tahun ini.

Meskipun permintaan dapat membaik pada FY16F, re-rating valuasi PE ratio dapat terjadi. Saat ini saham perusahaan semen ditransaksikan di bursa dengan valuasi yang wajar yaitu dengan rasio harga saham per laba (PE ratio) sebesar 13x-15x.