Sawit Sumbermas akan gencar akusisi kebun tahun ini

4:03 PM | January 10, 2016 BERITA Tags: No Comments

Pada tahun 2016 PT Sawit Sumbermas Sarana Tbk (“Perseroan/ SSMS”) akan terus melanjutkan strategi akuisisi perusahaan perkebunan sawit yang lain, dalam rangka meningkatkan produksi dan memperluas area tertanam.

Manajemen SSMS yakin strategi akuisisi yang ditempuh ini akan mampu meningkatkan sinergi operasional dan kinerja perseroan, sekaligus memperkokoh eksistensi SSMS di antara perusahaan perkebunan nasional.

“Kami akan terus melanjutkan akusisi. Manajemen sudah komit untuk menerapkan strategi akuisisi perkebunan sawit yang sudah tertanam dan berusia muda. Kami juga lebih memilih yang lokasinya di sekitar propinsi Kalimantan Tengah untuk memenuhi landbank yang berkurang,” kata Direktur Keuangan SSMS, Harry M. Nadir kepada wartawan melalui siaran pers nya di Jakarta.

Menurut dia, capital structure (struktur permodalan) Perseroan masih cukup baik untuk meningkatkan atau menambah luas lahan perkebunan sawit melalui strategi akuisisi ini.
Pada tahun 2015 SSMS telah melakukan aksi korporasi yaitu mengakuisisi beberapa perkebunan kelapa sawit yaitu PT Menteng Kencana Mas (MKM) dan PT Mirza Pratama Putra (MPP).

“Dengan mengakuisisi dua perusahaan perkebunan itu, kami mendapatkan tambahan area tertanam seluas 26.800 Ha, sehingga luas lahan yang SSMS miliki saat ini mencapai 99.618 Ha, dengan luas tertanam 66.693 Ha,” kata Harry Nadir.

PT MKM dan PT MPP masih berada di dalam provinsi Kalimantan Tengah, yaitu di Kabupaten Pulang Pisau dan Kabupaten Nanga Bulik. Dalam lahan perkebunan PT MKM dan PT MPP ini juga sudah terdapat program plasma yang manfaatnya dapat langsung di nikmati oleh masyarakat sekitar.

Selain itu, di tahun yang sama, SSMS juga melakukan aksi korporasi yaitu dengan melepas dua anak perusahaan PT Sawit Mandiri Lestari (SML) dan PT Ahmad Saleh Perkasa (ASP). Alasan dibalik aksi korporasi ini adalah karena lahan dari kedua perusahaan tersebut yang masih harus memenuhi persyaratan yang diperlukan dalam pembukaan lahan perkebunan baru. Pengurusan persyaratan lahan yang berlarut – larut ini menyebabkan target perusahaan menjadi agak sulit tercapai sebagaimana yang telah di tetapkan dalam business plan Perseroan.

Akuisisi PT MKM dan PT MPP selain efektif untuk mengkonsolidasikan semua perkebunan sawit milik SSMS, juga diharapkan akan mampu meningkatkan potensi produksi dan meningkatkan sinergi operasional Perseroan, dan juga memperkokoh eksistensi SSMS di antara perusahaan perkebunan nasional, karena perkebunan yang baru tersebut selain sudah tertanam sebesar 7.307 Ha, juga masih ada landbank yang dapat ditanam dengan persyaratan penanaman perkebunan yang dapat dipenuhi mengingat sudah dilakukan penanaman sebelumnya.

“Dengan pelepasan kedua perusahaan ini, landbank SSMS menjadi berkurang, akan tetapi jumlah kebun tertanam juga meningkat dan diharapkan dapat meningkatkan produksi perusahaan kedepan mengingat kebun – kebun tersebut sebagian besar masih dalam usia kurang dari 5 tahun,” kata Harry Nadir menambahkan.

Siaran Pers – SSMS 10 Januari 2016.docx