Moody’s prediksi neraca perdagangan Desember surplus $350 juta, Holding BUMN pertambangan kelar akhir tahun

6:01 PM | January 8, 2016 BERITA No Comments

* Moody’s memprediksi neraca perdagangan Indonesia diprediksi surplus US$350 juta pada Desember 2015, setelah defisit yang dibukukan pada November. Data neraca perdagangan tersebut akan diumumkan pemerintah pada Jumat pekan depan. Ekspor kemungkinan akan berlanjut berlanjut turun dua digit karena turunnya harga komoditas Indonesia dan industri energi.

Namun, sepanjang 2015, neraca perdagangan masih tetap positif karena impor turun akibat turunnya harga komoditas. Selisih itu berkurang seperti yang terlihat pada defisit November. Meskipun demikian, penurunan harga komoditas pada Desember dan relatif kuatnya rupiah akan menyebabkan impor turun lebih besar. Impor yang turun lebih besar daripada penurunan ekspor akan membuat adanya surplus tipis. (Moody’s Analytics)

* PT Soechi Lines Tbk (SOCI, Rp491, BUY, TP Rp810) berharap bisa mempertahankan kinerja positif tahun ini. Pada kuartal I/2016 ini, Soechi akan mulai mengoperasikan kapal anyar yang baru diakuisisi November lalu. Soechi telah mengakuisisi satu kapal Aframax dengan kapasitas 100.000 DWT. (Kontan.co.id)

* PT Bukit Asam Tbk (PTBA, Rp4.305, BUY, TP Rp10.000) akan membangun Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) batubara di Halmahera Timur, Maluku Utara. Pembangunan PLTU tersebut rencananya berkapasitas 2×40 Megawatt (MW) dan ditargetkan rampung sebelum Desember 2018. Proyek itu diperkirakan akan menelan investasi sekitar US$100 juta sampai US$150 juta. (Kontan.co.id)

* Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Rini Soemarno menargetkan, pembentukan holding BUMN pertambangan selesai pada akhir 2016. Rini mengungkapkan, sampai saat ini belum ada pengajuan nama perusahaan holding BUMN pertambangan.

Saat ini, proses pembentukan holding baru menjajaki penyatuan kekuatan dari empat BUMN pertambangan, yakni yakni PT Antam Tbk (ANTM, Rp299, NEUTRAL, TP Rp900), PTBA, PT Timah Tbk (TINS, Rp476), dan PT Inalum. (Okezone.com)