Inflasi Desember diprediksi 0.64%

3:21 AM | December 29, 2015 Macro View No Comments

Leo Rinaldy, Wisnu Trihatmojo/Ekonom-Riset Mandiri Sekuritas

Expect higher monthly inflation in Dec15. Kami memprediksi indeks harga konsumen (CPI) Dec15 sebesar 0,64%. CPI akan diumumkan Senin 4 Jan16. Kenaikan itu mencerminkan inflasi 3,03% YoY. Saat ini belum ada prediksi konsensus.

Raw food prices on the go. Kami menilai harga makanan mentah naik dan dapat berkontribusi 0,45ppt terhadap inflasi. Dari yang pengaruhnya terbesar terhadap inflasi, komoditas utama adalah: cabai, daging ayam, bawang merah, beras, dan telur. Di samping makanan mentah, tarif transportasi dapat juga berkontribusi pada inflasi karena aktivitas liburan.

Ke depannya, kami meyakini tekanan inflasi dari makanan mentah dapat dimonitor. Bulog dan petani Jawa Barat menilai periode musim panen 2016 dapat tertunda menjadi April-Mei dari biasanya Maret. Penyebab utama adalah musim tanam yang tertunda karena kemarau pada 2H15.

Base year favors annual inflation. Meskipun ada faktor di atas, basis penghitungan tahunan yang lebih menguntungkan akan memperlambat laju inflasi tahunan secara signifikan. Dampak dari penyesuaian harga BBM pada Nov14 fuel price adjustment was brought into Dec14 demham inflasi bulanan mencapai 2,46% pada periode Dec14, lebih rendah daripada estimasi kami.

Core inflation should be stable. Beberapa indikator menunjukkan inflasi inti yang lebih stabil. Kenaikan rerata depresiasi rupiah pada Dec15 sebesar 0,4% MoM ditutupi oleh penurunan harga emas 4,2% pada periode yang sama. Kenaikan lain kemungkinan akan disebabkan permintaan yang naik tipis pada musim libur akhir tahun. Secara keseluruhan, kami menilai inflasi inti akan stabil sebesar 4,8% YoY pada Dec15.

Low inflation supports monetary easing. Kami masih tetap pada prediksi awal kami bahwa inflasi yang rendah menciptakan ruang lebih besar bagi Bank Indonesia untuk menurunkan BI rate dengan asumsi bahwa rupiah masih tetap stabil sepanjang 1Q16. Karena itu, kami menilai BI dapat menurunkan BI rate sebesar 50bps pada periode itu.