Tiga pilar ingin tahan ekspansi, indofarma targetkan laba bersih naik jadi Rp10 miliar

9:14 PM | December 28, 2015 BERITA No Comments

* PT Tiga Pilar Sejahtera Food Tbk (AISA, Rp1.235, NEUTRAL, TP Rp2.500) ingin menahan ekspansi pabrik berasnya. Saat ini, AISA tengah melakukan pembangunan pabrik di Sulawesi Selatan. Pabrik yang menelan biaya investasi Rp 682 miliar itu diperkirakan rampung pertengahan 2016. (Kontan.co.id)

* BUMN farmasi PT Indofarma Tbk (INAF,Rp170) diproyeksikan dapat meningkatkan laba bersih dari Rp 1 miliar di tahun 2014 menjadi Rp 10 miliar di 2015. Laba bersih itu diperoleh dari penjualan hingga Desember 2015 sebesar Rp1,6 triliun, dikurangi HPP sebesarRp 1,2 triliun, beban usaha Rp304 miliar, beban keuangan Rp42 miliar, dan pajak Rp5,7 miliar. (Detik.com)

* Perdagangan saham PT Golden Eagle Energy Tbk (SMMT, Rp157) hari ini kembali dibuka. Sebagai informasi, sebelumnya BEI mensuspensi saham SMMT sehubungan dengan adanya penurunan harga kumulatif yang signifikan pada saham SMMT sebesar Rp471 per saham atau 75,97%. (Okezone.com)

* Menteri Keuangan Bambang PS Brodjonegoro mengatakan, guna mempercepat penyaluran KUR 2016 akan ada tambahan Bank penyalur dengan melibatkan Bank swasta. Selain itu, Bambang menjelaskan untuk penyaluran KUR 2016 akan dimulai pada 1 Januari 2016 yang dimulai untuk ritel, mikro, dengan tingkat bunga 9 persen. Bambang menambahkan, untuk penyaluran kredit bergantung pada kemampuan setiap Bank. (Okezone.com)

* PT Bursa Efek Indonesia membuka kembali perdagangan saham PT Alam Karya Unggul Tbk (AKKU, Rp305) mulai besok. Saham perseroan disuspensi otoritas bursa sejak 2013. Pada pengumuman terpisah, BEI juga memasukkan perdagangan saham PT Mas Murni Indonesia Tbk (MAMI, Rp80) ke dalam kategori tidak biasa (unusual market activity/UMA). (Pengumuman IDX)