Penurunan harga BBM bisa tekan inflasi 2016

10:11 AM | December 23, 2015 Macro View No Comments

Leo Rinaldy/Ekonom-Riset Mandiri Sekuritas

Di tengah tren penurunan harga minyak, pemerintah berencana menurunkan harga ritel bensin dan solar pada Jan16 sebagai hasil dari evaluasi tiga bulanan (evaluasi terakhir dilakukan pada Oktober). Pengumuman akan dilakukan hari ini di media.

Meskipun belum diumumkan secara resmi, Kementerian ESDM menyatakan harga bensin dapat turun sekitar Rp200–Rp300 per liter sedangkan solar akan dipangkas lebih dari Rp500 per liter. Sebagai informasi, harga bensin dan solar saat ini Rp7.300/liter dan Rp6.700/liter.

Dengan asumsi pemangkasan harga bensin dan solar Rp300/liter dan Rp500/liter menjadi Rp7.000/liter dan Rp6.200/liter, kami menghitung inflasi dapat turun 0,5ppt – 0,22ppt pada Januari 2016 (inflasi Januari sepanjang 2010–2014 sebesar 0,8% mom), dan dapat membuat inflasi year on year menjadi sekitar 4,5% yoy – 4,7% pada awal 2016.

Dengan penurunan harga BBM ritel itu dan jika diikuti dengan stabilitas rupiah, maka Bank Indonesia dapat memiliki ruang untuk memangkas suku bunga yang lebih besar pada 1Q16. Kami memrpediksi BI rate dapat turun 50bps menjadi 7% pada periode yang sama.