Pertamina turunkan harga BBM pekan ini, Telkom akan agresif kelola satelit di 2016, paket stimulus untungkan GIAA

3:08 AM | December 22, 2015 BERITA No Comments
  • BPJS Kesehatan membukukan 2,4 juta transaksi pembayaran menggunakan sistem pembayaran Payment Point Online Bank (PPOB). Saat ini BPJS Kesehatan agresif melebarkan jangkauan PPOB mereka guna menyederhanakan pembayaran bulanan pesertanya. Outlet tersebut (jaringan modern dan tradisional) tumbuh dari 27.000 outlet pada Oktober menjadi 113.401 outlet pada pekan ketiga Desember, dan juga didukung oleh 4.126 kantor pos dan 19.202 agen pos di seluruh Indonesia. (Kontan)
    • Paket stimulus ke-8 memasukkan bea impor 0% untuk suku cadang pesawat dari saat ini 5%-15%. Kebijakan itu juga akan memudahkan maskapai mengimpor suku cadang dari sisi waktu, karena proses yang lebih singkat. (Detik Finance)
    • Menteri Kominfo Rudiantara mengatakan roadmap E-Commerce akan selesai pada Januari dan saat ini sudah rampung 99%. Saat ini prosesnya sedang menunggu diskusi dengan Menko Perekonomian Darmin Nasution. Topik paling utama dalam pembahasan roadmap adalah perpajakan. (Bisnis Indonesia)
    • Produsen smarphone China semakin agresif, yang angka impornya tumbuh 21% YoY, dari 28 juta unit pada FY15 menjadi 34 juta unit pada FY16. Beberapa merek China yang agresif di antaranya adalah Lenovo, Xiaomi, dan ZTE. (Bisnis Indonesia)
    • PT Telekomunikasi Indonesia Tbk (TLKM, Rp3.105, BUY. TP Rp3.225) akan lebih agresif mengakuisisi perusahaan pengelola satelit pada 2016. Telkom berencana membeli perusahaan pengelola satelit di Asia. Saat ini perseroan tengah menyiapkan peluncuran satelit yang akan mengadopsi C-Bank dan Ku-Band, yakni Telkom 3S. (Investor Daily)
    • PT Medco Energi Internasional Tbk (MEDC, Rp790) dan anak usahanya, PT Medco Energi Nusantara, telah menuntaskan pembelian 51% saham PT Api Metra Graha (AMG). Nilai transaksi mencapai total US$166,84 juta. Setelah efektif, maka susunan pemegang saham AMG berubah menjadi MEDC sebesar 99,32% dan sisanya 0,68% milik Medco Energi Nusantara. (Investor Daliy)
    • Perusahaan konstruksi dan investasi milik negara, PT Waskita Karya Tbk (WSKT, Rp1.635, BUY, TP Ro1.900) kembali menambah modal kepada anak usaha yang bergerak di bidang investasi jalan tol, PT Waskita Toll Road (WTR). Modal disetor dan ditempatkan secara tunai tersebut senilai Rp519 miliar. WSKT juga menyampaikan adanya peningkatan modal dasar WTR menjadi Rp6,5 triliun. (Bisnis Indonesia)
    • Pemerintah dan Pertamina akan menentukan penurunan harga bahan bakar minyak (BBM) pada akhir pekan ini. Pertamina dan Kementerian ESDM akan melihat variabel harga minyak mentah dan nilai tukar rupiah terhadap dollar AS dalam tiga bulan ke belakang untuk menetukan harga BBM di awal 2016. (Kontan)