Ringkasan media hari ini 21/12/2015

9:21 AM | December 21, 2015 BERITA No Comments
  • Pemerintah Indonesia akan mengembangkan tiga zona industri minyak sawit guna menguatkan industri hilir Indonesia. Ketiganya adalah 1) Sei Mangkei di Sumatra Utara; 2) Dumai di Riau; 3) Pupuk Kaltim di Kalimantan Timur. Daerah itu ditargetkan dapat memproduksi berbagai produk turunan sawit seperti olein dan stearin.

Perjanjian dilakukan melalui Council of Palm Oil Producing Countries yang digagas Indonesia dan Malaysia. (Jakarta Post)

  • Perlambatan ekspor melemahkan kinerja industri tekstil FY2015, yang dibukukan negatif 6,14% YoY. Penyebabnya adalah: 1.) perlambatan pada ekspor tekstil dan konveksi hanya membukukan kenaikan 1,19% YoY pada 11M2015, dan 2.) penyelundupan produk pakaian juga memengaruhi pertumbuhan itu.

Pemerintah memprediksi industri tekstil dapat tumbuh 3,02% pada FY2016 akibat infrastruktur yang lebih baik dan mencegah penyelundupan barang ke Indonesia. (Kontan)

  • BUMN farmasi PT Kimia Farma Tbk (KAEF, Rp870) berencana masuk ke bisnis garam industri pada 2019 setelah debut proyek dua pabrik garam farmasi rampung dan berproduksi. Perseroan kini memiliki hak paten garam farmasi sehingga mudah bagi perusahaan memproduksi jenis garam lain.

Perseroan akan melanjutkan pembangunan pabrik tahap II berkapasitas 6.000 ton per tahun di Watukadon, Jombang, Jawa Timur. (Bisnis Indonesia)

  • PT AKR Corporindo Tbk (AKRA, Rp7.025) membutuhkan dana hingga Rp4 triliun untuk pengembangan Java Integrated Industrial Port Estate (JIIPE). Perseroan akan meningkatkan porsi pendapatan dari JIIPE hingga 20%-30%. Saat ini, pendapatan JIIPE baru mencapai 1% dari total revenue perseroan. (Bisnis Indonesia)