Risalah pasar, 11 Desember 2015

5:16 PM | December 11, 2015 BERITA No Comments

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup melemah signifikan di tengah koreksi bursa saham global. Indeks turun sebesar -72 poin (-1,63%) ke 4.393 setelah bergerak di antara 4.393-4.473. Sebanyak 73 saham naik, 168 saham turun, 84 saham tidak bergerak, dan 210 saham tidak ditransaksikan.

Hari ini, investor membukukan transaksi sebesar Rp5,85 triliun, terdiri dari transaksi reguler Rp3,12 triliun dan transaksi negosiasi Rp2,73 triliun. Di pasar reguler, investor asing membukukan transaksi jual bersih (net sell) sebesar Rp538,95 miliar.

Sebanyak sembilan indeks sektoral melemah, dipimpin oleh sektor aneka industri yang turun -4,14% dan sektor industri dasar yang melemah -2,51%.

Saham di sektor aneka industri yang paling melemah adalah PT Sunson Textile Manufacture Tbk (SSTM, Rp62) yang turun -8,82% dan PT Astra International Tbk (ASII, Rp5.900) yang turun -5,22%. Di sektor industri dasar, saham yang paling turun adalah PT Indai Alumunium Industry Tbk (INAI, Rp365) sebesar -6,17% dan PT Eterindo Wahanatama Tbk (ETWA, Rp75) sebesar -5,06%.

Dari Asia, mayoritas indeks saham terkoreksi. Kondisi itu ditunjukkan oleh indeks Kospi di Korsel yang turun sebesar -0,18% dan indeks Hang Seng di Hong Kong yang terkoreksi sebesar -1,11%, sedangkan indeks Nikkei225 di Jepang masih menguat sebesar +0,97%.

Sore ini, mayoritas indeks saham di Eropa juga melemah sejak dibuka tadi siang. Indeks FTSE100 di Inggris turun -0,50%, DAX di Jerman yang melemah -0,58%, dan CAC di Perancis yang terkoreksi -0,60%.

Di pasar valas, nilai tukar rupiah melemah sebesar -39 poin (-0,28%) ke Rp13.992 per dolar AS, setelah bergerak di kisaran Rp13.921-Rp14.035 per dolar AS.DailyTrading.png

Sumber : Mandiri Sekuritas, IDX